H.SISWANDOYO. PLT. KADIS KESEHATAN BARITO UTARA. “Pemerintah Sangat Konsen Terhadap Kesehatan Masyarakat, Pemerintah Menyediakan Fasilitas Kesehatan BPJS Dan SKTM, Masyarakat Jangan Takut Berobat,”

oleh -0 views

Muara Teweh. Hadrian, (2) anak penderita Hidrosefalus, yang di beritakan media ini (05/01/21) yang lalu, menurut penuturan Maria, ibu Hadrian telah mendapatkan kunjungan dari Kepala Dinas Kesehatan Kab. Barito Utara, Siswandoyo. Pihak Pustu Sikui dan perangkat desa juga silih berganti mengunjungi kediaman Maria. Kunjungan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab Barito Utara, menurut Maria menambah semangatnya, menguatkan harapannya bahwa derita Hadrian dapat berakhir dengan kesembuhan.

Himpunan Mahasiswa Islam Barito Utara juga telah datang membesuk sekaligus memberikan bantuan berupa sembako. Rasa bersyukur tampak jelas terbesik di raut wajah Maria.

“Saya kaget, bingung tapi akhirnya saya sangat senang kak, saya awalnya tidak tahu, bapak dan rekannya yang datang kerumah saya adalah Kepala Dinas Kesehatan.” Ujar Maria tersipu.

“Rumah saya baru kali pertama dikunjungi pejabat kak, Kepala Dinas lagi. Saya sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Kadis, beliau datang memastikan keadaan anak saya,.mungkin juga keadaan kami yang kurang mampu ini” imbuhnya haru, bahagia dapat kunjungan Plt. kadis Kesehatan Kab Barito Utara.

Pada saat Pimred Media ini mendampingi Maria menghadap Siswandoyo, Plt, Kadis Kesehatan Kab Barito Utara, (Kamis, 14/01/211), dengan senyum ramah, Siswandoyo mempersilahkan tamunya masuk.

“Silahkan masuk dan duduk pak, Bu, apa yang dapat saya bantu” ujar Plt. Kadis Kesehatan ini senyum.

“Pemerintah sangat konsen terhadap kesehatan masyarakat, tidak boleh ada masyarakat terkendala dalam penanganan penyakit dan kesehatan nya karena alasan biaya, pemerintah sudah memberikan kemudahan dan fasilitas kesehatan dalam bentuk BPJS dan SKTM, yang penting warga datang berobat.” Terang Siswandoyo supel.

“Saya ingin mengklarifikasi isi berita media yang menulis pemerintah belum pernah memberikan pelayanan kesehatan kepada Ibu Maria dan Anak Hadrian. Pemerintah daerah telah melayani ibu Maria pada saat proses persalinan dengan sesar dan kepada anak Hadrian sudah dirujuk ke provinsi. Akan tetapi pihak orang tua atau keluarga Ibu Maria tidak melanjutkan rujukan waktu itu, benar kan Bu, tanya Siswandoyo kepada Maria ibu Hadrian.

“Ya pak,” jawab Maria singkat.

Kemudian Siswandoyo memberikan nasehat dan motivasi kepada Maria.

Indra jaya dan Maria Marsela selaku orang tua Hadrian sangat membutuhkan perhatian, uluran tangan Pemerintah dan para dermawan untuk bisa membawa dan membiayai anak semata wayangnya yang menderita Hidrosefalus berobat.

Hadrian , laki laki usia 2 tahun hasil buah kasih Indra Jaya dan Maria terlihat hanya bisa berbaring, senyum tanpa bisa duduk, berdiri, tidak bisa bermain dengan anak seusianya. Bahkan untuk memiringkan badannya juga tidak mampu.

Menurut penuturan Maria, anak kesayangannya sejak lahir tidak pernah mau makan nasi, hanya makan roti dan susu instan.

“Anak saya ini hanya sebentar saja minum ASI kak, dia juga tidak mau makan nasi. Dia hanya mau makan roti dan susu instan” ungkap Maria

Kepedihan, pilu dan harapan Maria, yang kesehariannya hanya merawat anaknya disampaikannya ke media suaraborneo.co.id dan setelah pemberitaan media ini respon baik masyarakat dan pemerintah membuat Maria dan Indra Jaya semakin semangat dan cita cita anaknya bisa sembuh semakin nyata.

Terbukti dari kunjungan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab Barito Utara, Siswandoyo, Kades Hajak dan pemuda HMI

Keluarga yang tinggal menetap di Jalan Mangku Tala RT.01, Desa Hajak, Kec. Teweh Baru, Kab. Barito Utara. Kalimantan Tengah ini berharap banyak terhadap perhatian semua pihak demi kesembuhan anak kesayangannya.

” Anak semata wayangku ini mengidap penyakit Hidrosefalus (penumpukan cairan di rongga otak), sejak lahir belum pernah dibawa berobat, kami tidak punya biaya” ujar Maria menahan air matanya dihadapan media.

“Kami sangat mengharap bantuan pemerintah, uluran tangan para dermawan kak, kasihan anak kami ini, dia hanya bisa berbaring, kami tidak memiliki biaya untuk membawanya berobat” tutur Maria penuh harap ada perhatian pemerintah dan uluran tangan para dermawan untuk meringankan beban penderitaan anak kesayangannya sembari meminta kepada media menulis nomor rekeningnya apabila ada pihak yang peduli dan berkenan membantu.

Indra jaya
Norek. Bank mandiri
1590004030598

Semoga para pembaca, Pemerintah, para dermawan dapat membantu penderitaan Hadrian.

Catatan: foto anak dan orang tua Hadrian sudah seijin pihak orangtua untuk di publikasi di media ini.

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.