GKE IMANUEL PEDULI KASIH, BERIKAN BANTUAN 10 JUTA UNTUK ANAK PENDERITA HIDROSEFALUS

oleh -3 views

Muara Teweh. Masih segar dalam ingatan pembaca, berita derita Hadrian, (2) anak penderita Hidrosefalus, yang di beritakan media ini (05/01/21) yang lalu, menurut penuturan Maria, telahendapatkan perhatian dan bantuan. Menurut penuturan Maria, ibu Hadrian setelah publikasi media ini, telah mendapatkan kunjungan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Barito Utara, Siswandoyo. Pihak Pustu Sikui dan perangkat desa juga silih berganti mengunjungi kediaman Maria. Kunjungan Pjs Kepala Dinas Kesehatan Kab Barito Utara, menurut Maria menambah semangatnya, menguatkan harapannya derita Hadrian dapat berakhir dengan kesembuhan.

Pemerintah Barito Utara, melalui Dinas Kesehatan siap membantu perobatan Hadrian.

“Tidak boleh ada masyarakat yang terkendala pemenuhan kebutuhan kesehatan, pemerintah telah menyediakan kemudahan. Program BPJS dan Jamkesda” papar Siswandoyo kepada media ini dikantornya.

“Termasuk kepada Hadrian, penderita Hidrosefalus, akan dilayani, kalau misalnya rumah sakit daerah Barito Utara tidak mampu, nanti dirujuk ke Provinsi” ujar Siswandoyo lugas.

“Pemerintah sangat konsen terhadap kesehatan masyarakat, tidak boleh ada masyarakat terkendala dalam penanganan penyakit karena alasan biaya, pemerintah sudah memberikan kemudahan dan fasilitas kesehatan dalam bentuk BPJS dan SKTM, yang penting warga datang berobat.” Terang Siswandoyo supel

Himpunan Mahasiswa Islam Barito Utara juga menurut pengakuan Maria telah datang membesuk sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Rasa bersyukur tampak jelas terbesik di raut wajah Maria.

“Iya bang tadi sore ( Jumat, 22/01/21) ada bantuan dari Gereja GKE Imanuel sebesar 10 juta dan dari Bapak Kapolres, 1 juta” ujar Maria hari.

Indra jaya dan Maria Marsela selaku orang tua Hadrian sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada mereka. Ini rejeki anak Hadrian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pimred media Suaraborneo.co.id yang telah peduli terhadap anak kami. Telah mempublikasikan derita kami” ujar Indra Jaya bahagia.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Kapolres Barito Utara, atas perhatiannya dan bantuan yang diberikan kepada kami, demi kesembuhan anak kami” tambah Maria bahagia sembari menggendong Hadrian.

“Kepada GKE Imanuel, kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuannya, semoga para donatur yang telah memberikan perhatian dan bantuan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa” kata Maria haru.

Semoga masih ada perhatian, uluran tangan para dermawan sehingga orang tua Hadrian bisa membawa dan membiayai Hadrian yang menderita Hidrosefalus berobat dan sembuh, sehat dan dapat bermain dengan anak seusianya.

Hadrian , laki laki usia 2 tahun hasil buah kasih Indra Jaya dan Maria terlihat hanya bisa berbaring, senyum tanpa bisa duduk, berdiri, tidak bisa bermain dengan anak seusianya. Bahkan untuk memiringkan badannya juga tidak mampu.

Menurut penuturan Maria, anak kesayangannya sejak lahir tidak pernah mau makan nasi, hanya makan roti dan susu instan.

“Anak saya ini hanya sebentar saja minum ASI kak, dia juga tidak mau makan nasi. Dia hanya mau makan roti dan susu instan” ungkap Maria

Kepedihan, pilu dan harapan Maria, yang kesehariannya hanya merawat anaknya disampaikannya ke media suaraborneo.co.id dan setelah pemberitaan media ini respon baik masyarakat dan pemerintah membuat Maria dan Indra Jaya semakin semangat dan cita cita anaknya bisa sembuh semakin nyata.

Keluarga yang tinggal menetap di Jalan Mangku Tala RT.01, Desa Hajak, Kec. Teweh Baru, Kab. Barito Utara. Kalimantan Tengah ini berharap banyak terhadap perhatian semua pihak demi kesembuhan anak kesayangannya.

” Anak semata wayangku ini mengidap penyakit Hidrosefalus (penumpukan cairan di rongga otak), sejak lahir belum pernah dibawa berobat, kami tidak punya biaya” ujar Maria menahan air matanya dihadapan media.

Indra jaya
Norek. Bank mandiri
1590004030598

Semoga para pembaca, para dermawan dapat membantu penderitaan Hadrian.

Catatan: foto anak dan orang tua Hadrian sudah seijin pihak orangtua untuk di publikasi di media ini.

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.