Oh..PT. NBL, SAMPAHMU BAU?

oleh -15 views

Diduga PT.NBL Tidak Melakukan Pengelolaan Sampah Dengan Baik.

Muara Teweh. Pertambangan adalah seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batu bara yang meliputi penyelidikan, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengelolaan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan, serta kegiatan pasca tambang.

Dalam pertambangan sangat diperlukan sebuah perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan penambangan yang baik untuk menghindari dan meminimalkan dampak lingkungan yang besar.

Secara umum terdapat empat lingkup kegiatan penting dalam pengelolaan lingkungan pertambangan. 1. Pengelolaan dan pemantauan kualitas air, 2. pengelolaan dan pemantauan kualitas udara, 3.pengelolaan, reklamasi dan keanekaragaman hayati dan 4. pengelolaan sampah, bahan berbahaya dan beracun (B3) dan Limbah B3.

Terkait pengelolaan sampah Perusahaan Batu Bara, media ini (17/02/21) menemukan Pengelolaan sampah, bahan berbahaya dan beracun serta limbah B3 di lokasi penambangan PT. Nantoy Bara Lestari (PT.NBL). PT.NBL adalah sebuah perusahaan tambang batu bara yang berlokasi di Desa Pendreh, Kec.Teweh Tengah, Kab. Barito Utara, Kalimantan Tengah diduga tidak melakukan pengelolaan sampah, bahan berbahaya dan beracun serta limbah B3 sebagaimana pedoman perundang undangan.

Terlihat sampah kering, plastik, bahkan botol botol bekas air Acu/aki banyak berserakan dan ditumpuk di lahan pertambangan PT.NBL.

Terlihat juga sebahagian sampah sampah tersebut ditimbun begitu saja.ironisnya sampah yang menimbulkan bau tidak sedap tersebut sangat dekat dengan anak sungai Brio. Air sungai Brio terlihat sangat keruh.

Terkait dugaan PT.NBL tidak melakukan pengelolaan sampah, bahan berbahaya dan beracun serta limbah B3 dengan baik dilokasi penambangannya, media ini lewat WhatsApp ini telah mengkonfirmasi perihal sampah dimaksud kepada KTT.NBL, akan tetapi KTT tidak menjawab.

Yang memberikan pernyataan dari pihak manajemen PT.NBL adalah Maman, beliau mengatakan bahwa berterima kasih atas informasi media ini dan akan meneruskan informasi kepada manajemen PT.NBL.

“Terima kasih pak atas informasinya, saya akan teruskan informasi tersebut ke manajemen, agar sampah tersebut dapat dikelola dengan baik” ujar Maman kepada media ini di kantornya.

Heny, Kepala Bidang B3, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Barito Utara didampingi dua stafnya turut serta mengomentari temuan dan informasi media ini.

Diruang kerjanya, Heny merespon informasi media ini dan mengatakan akan meneruskan informasi kepada kepala dinas Lingkungan Hidup Kab. Barito Utara.

“Informasi ini kami terima pak, segera kami sampaikan kepada kepala Dinas” ujar Heny sembari menambahkan agar masyarakat melakukan pelaporan kepada kantor Dinas lingkungan hidup bila ada menemukan dugaan pelanggaran terhadap lingkungan hidup.

Semoga Pengelolaan Lingkungan Hidup khususnya di lokasi perusahaan pertambangan dan perkebunan dan usaha usaha lainnya dapat dilaksanakan sesuai dengan pedoman perundang undangan yang berlaku. Dan bagi pelanggar diberikan sanksi tegas.

Dengan demikian, kualitas lingkungan hidup dapat terjaga dengan baik.

Redaksi.

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.