WARGA PEMILIK TANAH AKAN LAPORKAN SEORANG PENGUSAHA DEVELOPER TERKAIT DOKUMEN TANAH KE POLDA KALIMANTAN TENGAH

oleh -4 views

Palangka Raya. (10/3/22) Zainal (67) warga Pahandut Kota Palangka Raya, merasa kuatir atas keberadaan dokumen tanah miliknya, sehingga Zainal berencana akan membawa permasalahan nya ke proses hukum dengan melaporkan Nova Karyadi, warga Kota Palangka Raya, yang berprofesi sebagai pengusaha Properti /pengembang terkait dugaan penggelapan dokumen tanah ke Polda Kalimantan Tengah.

Peristiwa berpindahnya dokumen tanah milik Zainal kepada Nova Karyadi, menurut penuturan Zainal yang saat ini menderita penyakit stroke ringan adalah ketika Nova Karyadi membeli sebahagian tanah milik Zainal. Peruntukan tanah yang dibeli oleh Nova Karyadi adalah untuk membangun perumahan.

Oleh karena tanah Zainal dibeli sebahagian saja (5 ha dari 26 ha-red) oleh Nova Karyadi, maka untuk maksud memecah surat tanah dari surat tanah induk, Nova Karyadi meminta dokumen tanah global berupa Warkah, kwitansi jual beli tanah dan dokumen tanah lainnya kepada Zainal. Karena percaya dan itikad baik, tanpa curiga sedikitpun, Zainal menyerahkan dokumen yang diminta Nova Karyadi.

Jual beli tanah tersebut menurut Zainal terjadi pada tahun 2015 silam dan sejak dokumen tanah milik Zainal ditangan Nova Karyadi, sampai sekarang ( 2021 -red) hanya bukti kwitansi pembelian tanah yang sudah dikembalikan. Itupun setelah saya meminta bantuan pendampingan kepada saudara Harianja dan kemudian kami memberikan somasi dan pada hari Selasa, 02/03/21, bukti kwitansi dikembalikan oleh Nova Karyadi.

“Jual beli tanah antara saya dengan saudara Nova Karyadi terjadi pada tahun 2015. Maka untuk memecah tanah yang dia beli dari surat tanah global saya, Nova Karyadi meminjam dokumen tanah saya, dan sejak dokumen tersebut diterimanya, sampai sekarang baru kwitansi pembelian tanah saya yang sudah dikembalikan, yang lainnya. Saya sudah berkali kali meminta agar saudara Nova Karyadi mengembalikan dokumen tanah milik saya, akan tetapi dia sangat sulit dijumpai dan lewat telepon selalu berkilah banyak alasan, hingga saya meminta bantuan pendampingan kepada saudara Harianja, dan saudara Harianja mengirimkan Somasi ke Nova Karyadi. Setelah Nova Karyadi menerima Somasi kami, barulah Nova Karyadi merespon dan telah mengembalikan Kwitansi kwitansi bukti pembelian Tanah ku. Akan tetapi surat asli tanah saya dan dokumen lainnya belum dikembalikannya, maka atas kejadian tersebut saya merasa sangat keberatan dan dirugikan, dan saya akan melaporkannya saudara Nova Karyadi Polda Kalteng. Biar hukum yang berproses ” ujar Zainal kesal sembari memberikan foto copy Surat Somasi kepada media ini.

Bung Harianja, pihak yang mendampingi Zainal, ketika diminta tanggapannya terkait rencana Zainal akan melaporkan Nova Karyadi ke Polda Kalteng, bung Harianja tidak menampiknya

“Ya benar, langkah hukum pidana akan ditempuh Zainal. Tapi saya berharap, saudara Nova Karyadi kooperatif dan dokumen tanah milik Zainal dapat dikembalikan utuh. Sungguh masalah ini tidak harus ber Proses Hukum Pidana bila Nova Karyadi koperatif dan segera mengembalikan dokumennya” kata Bung Harianja singkat.

Nova Karyadi terkait rencana pelaporan Zainal ke Polda, melalui telepon mengatakan bahwa sebahagian dokumen tanah sudah diserahkan ke Zainal.

“Sebahagian dokumen tanah yang saya terima dari pak Aminal /Zainal sudah saya serahkan. Terkait Surat Warkah memang saya terima akan tetapi karena saya masih ada kepentingan dengan Aminal untuk mengurus surat tanah yang saya beli dari Aminal, saya meminta saudara Husai untuk mengurus pemecahan tanah ke Kelurahan Panarung. Nah sampai sekarang urusan itu belum selesai. Kalau surat Warkah itu tidak ketemu, nanti dibuatkan Surat Kehilangan ke Kepolisian, foto copy surat bisa diambil dari kelurahan dan nanti bisa diganti ” terang Nova Karyadi

Menanggapi pernyataan Nova Karyadi tersebut, Bung Harianja merespon dengan senyuman

“Menurut Zainal, Dokumen tanah tersebut ada di tangan Nova Karyadi sejak 2015, Kalau dokumen Warkat Tanah milik Zainal hilang pada saat dokumen itu ada di tangan mereka, dan mereka buat surat hilang ke Polisi? Kami tentu akan lebih tertarik. Kami percaya dengan Polisi, kasus ini bisa diusut tuntas” ujar Harianja senyum setengah bertanya.

(wan )

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.