Sidang Lanjutan Lasa melawan Tono, Pengacara Romie Habie : Kami Akan Melakukan Upaya Hukum Agar Seluruh Proses Kegiatan Bansaw Berhenti. Kegiatan Bansaw di Lahan Sengketa Ilegal?

oleh -271 views

Jubendri L. SH.”Ada indikasi Perbuatan Melawan Hukum”

Muara Teweh – Sengketa Tanah yang terletak di Km 49-51 Desa Desa Sei Rahayu 2 Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, antar Lasa melawan Tono memasuki tahap pemeriksaan saksi dan surat/dokumen.

Sidang tahap pemeriksaan saksi dan surat/dokumen pada berlangsung Hari ini Kamis (14/10/2021) dipimpin oleh Hakim Ketua, Teguh Indrasto, SH, di dampinggi dua hakim anggota Edi Rahmadi, SH dan Ahkam Ronny Faridhotullah, SH.

Sidang menghadirkan tiga orang saksi yaitu Misran (76) Julia Mensen (64) dan Hendri (53).

Terungkap dipersidangan sengketa lahan yang terletak di Jalan negara Km 49-51, tanah tersebut memang di Kuasai oleh keluarga Lasa secara turun temurun.

Untuk maksud agar lahan dapat dikelola, Lasa pernah memberikan surat kuasa kepada keponakannya Tono.

Sidang Perdata Lasa Melawan Tono (14/10/21)

Surat kuasa pengelolaan kepada Tono tentu tidak dibenarkan tindakan untuk melakukan tindakan lain seperti menjual, menyewakan, meminjamkan, menghibahkan dan memindah tangankan kepada pihak lain tanpa seijin pemberi kuasa yaitu Lasa.

Surat Kuasa tersebut ternyata diberikan kepada Tono tertanggal 16 Juli 1996.

Romie Habie, Pengacara pihak Lasa usai persidangan mengatakan bahwa pihaknya meyakini memenangkan gugatan dan sudah menyampaikan kesimpulan secara lisan.

” Pertama pihaknya tetap pada gugatan yang di ajukan, yaitu membatalkan surat kuasa tersebut dan selanjutnya setelah melihat bukti surat dan keterangan saksi di persidangan telah cukup untuk meminta hakim memutuskan sesuai dengan gugatan, apa bila hakim berpendapat lain maka pihaknya meminta putusan yang seadil adilnya,” ujar Romie.

Menanggapi ada kegiatan dua Bansaw yang melakukan kegiatan dilahan bersengketa Romie Habie, menyatakan bahwa kegiatan itu Ilegal, dan pihaknya akan melakukan langkah – langkah hukum.

” Saya tegaskan bahwa kegiatan bansaw itu adalah kegiatan ilegal karena beraktifitas di lahan bersengketa,” tegasnya.

Lasa sebagai Penggugat (baju biru) didampingi kedua pengacaranya

“setelah ini pihaknya akan melakukan upaya-upaya hukum untuk mengentikan proses kegiatan Bansaw tersebut” kata Romie Habie,

Jubendri, SH, salah satu pengacara Lasa ketika media ini meminta pernyataannya terkait adanya dua bansaw yang beroperasi di lahan sengketa mengatakan ada indikasi perbuatan melawan hukum didalamnya.

“Kita lihat dulu hasil Putusan Tanggal 21 Oktober 2021 Mendatang. Bahwa jika Gugatan nanti Dikabulkan..maka jelas segala aktivitas apapun yg timbul akibat dari keterlibatan Tergugat Saudara Tono yg berkaitan dengan Objek yg disengketakan akan kami lakukan upaya hukum. Karena bisa kami pastikan ada indikasi perbuatan melawan hukum di dalam nya.”ujar Jubendri lugas.

Informasi selanjutnya sidang perdata antara Lasa sebagai pihak pengugat melawan Tono sebagai Tergugat akan digelar kembali pada Kamis (21/10/2021) atau minggu depan memasuki agenda putusan hakim.

Redaksi.

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.