Aneh!!! Kantor Dinas DLH Prov Kalteng Dan Dinas DLH Barut Saling Lempar Terkait Ijin Lingkungan Bansdsaw UD. Syukur Abadi Berkah. Humas Bandsaw Milik UD. Sumber Alam mengatakan Membayar Oknum Salah Satu Institusi Negara Untuk Jaga Portal, Ada Apa Gerangan?

oleh -178 views

Muara Teweh. Terkait dugaan pencemaran lingkungan/sungai yang dilakukan UD.SAB, pemilik pengolahan kayu (Bandsaw-red) di Desa Sei Rahayu 2, Kec. Teweh Baru, Kab.Barut. Kalteng, ketika media mengkonfirmasi terkait legalitas ijin lingkungan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Barito Utara dan Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalteng ternyata menyampaikan keterangan yang berbeda.

Adanya dugaan CV.SAB melakukan pelanggaran terhadap undang undang lingkungan hidup, setelah tim media www.suaraborneo.co.id, Lintasborneo.com, Tewehnews.com dan Jurnalispos.com serta LSM KPK Nusantara (18/10/21) yang lalu melakukan investasi salah satu tugas jurnalis ke lokasi bandsaw CV.SAB dan menyaksikan langsung salah satu karyawan Bandsaw membakar limbah kayu dari bandsaw ke sungai Binuang yang berada sangat dekat dengan Bandsaw. Tumpukan limbah dalam jumlah banyak juga terlihat di saluran sungai.

Untuk memastikan apakah UD.SAB yang membangun jalan akses masuk dan keluar di KM.47 jalan negara Muara Teweh-Puruk Cahu ini memiliki ijin lingkungan atau AMDAL, 4 media dan LSM mengkonfirmasi langsung kepada Ir. Edi Nugroho, MSi, Kepala Dinas LH Kab. Barito Utara.

Kepada media Edi menyampaikan bahwa ijin lingkungan UD.SAB dikeluarkan oleh Prov. Kalteng Up. Dinas Lingkungan Hidup.

“Ijin mereka (UD.SAB-red) dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup” katanya.

Ditanya soal pengawasan atau wewenang Dinas Lingkungan Hidup terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan pelaku usaha bidang pengolahan kayu kategori Bandsaw, Kadis mengatakan pengawasan menjadi wewenang pemerintah Provinsi melalui Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalteng.

salah satu karyawan Bandsaw membakar dan membuang limbah kayu bandsaw ke sungai

“Ya ,itu berada di Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalteng” ujar Kadis simpel.

Namun ketika pernyataan Kadis Lingkungan Hidup Barut ini berbeda dengan penyataan dua pejabat Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalteng kepada media.

Kepada media melalui WhatsApp pejabat Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalteng mengatakan Ijin Lingkungan UD.SAB dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan hidup Kab.Barito Utara.

“Pagi saya sdh teruskan ke DLH Kab Barito Utara mengingat sesuai kewenangan Izin Lingkungan yang menerbitkan dari Kabupaten Barito Utara” jelas salah satu pejabat Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalteng.

“ya memang dokumen lingkungan nya Barut kalau lama” jalas Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalteng yang lain yang dikonfirmasi media.

Oleh karena keterangan yang berbeda tersebut, media meneruskan chat pejabat Kantor Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalteng kepada Kadis Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, namun belum ada respon.

Bagaimana tindakan negara melalui penegak hukum kepada pelaku usaha yang merusak lingkungan?

Bagaimana dengan ijin lingkungan UD.SA yang berdekatan dengan Bandsaw UD.SAB?

UD.SA yang memiliki Bandsaw di Desa Rahayu 2, Kec. Teweh Tengah, Kab. Barito Utara Kalteng kepada media terkesan sangat tertutup. Bahkan Bandsaw yang satu ini terkesan eksklusif sebab Bandsaw ini memasang portal dan dijaga ketat sehingga media tidak dapat masuk untuk melakukan tugas jurnalis.

portal di Pintu Masuk UD. SA yang dijaga sangat ketat

Bahkan ironisnya oknum Humas Bandsaw UD.Sa kepada salah satu wartawan yang ikut dalam tim investigasi melalui WhatsApp menyampaikan bahwa mereka membayar oknum salah satu institusi negara untuk menjaga pos pintu masuk Bandsaw. Pernyataan yang menurut hemat jurnalis adalah pernyataan yang merendahkan dan menghina institusi negara.

Ada apa?

Tim.

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.