35 Orang Rombongan Kadis Pendidikan Barut Berangkat Aji Study Ke Jogyakarta, Dua Tenaga Honor Ikut Serta, Mengakibatkan Pelayanan Terhambat?

oleh -1.219 views

H.Tajeri :”Pimpinan Harus Melakukan Evaluasi Terhadap Kinerja ASN,’

Muara Teweh. Terselenggaranya pelayanan publik adalah menjadi tujuan pemerintah. Pelayanan disemua bidang tidak terkecuali pelayanan publik pada bidang pendidikan.

Namun mungkin berbeda dengan pelayanan bidang pendidikan di Kab. Barito Utara. Prov. Kalteng.

Setelah santer dugaan terjadinya kutipan di organisasi PGRI Kab. Barito Utara sehingga beberapa oknum guru merasa keberatan, kemudian urusan PGRI sebagai organisasi profesi guru juga ditenggarai dicampur adukkan dengan kedinasan Kantor Dinas Pendidikan Kab. Barito Utara, terkabar lagi Kadis Pendidikan Kab. Barito Utara beserta 34 stafnya pergi ke Jogyakarta melakukan Aji Banding.

Setda Kab Barut :”Tidak Semua Hal Diketahui Setda, Kepala Dinas Berangkat Kita Pasti Tahu”

Kepergian sang kadis beserta rombongan tersebut menjadikan Kantor Dinas Pendidikan menurut oknum guru yang datang ke kantor Dinas Pendidikan menjadi lengang dan pelayanan administrasi terhambat.

“Hanya dua staf saja yang ada di kantor pak. 35 orang rombongan kadis pergi studi banding ke Jogyakarta. Bahkan ada dua tenaga honor yang ikut, studi banding apa honor ikut?” kata salah satu oknum guru ke wartawan media ini sembari menunjukkan percakapan chat grup guru yang menjelaskan bahwa pelayanan di dinas pendidikan menunggu kedatangan rombongan kadis tanggal 8 Desember 2021 nanti. (02/12/21)

Ketika ditanya kapan rombongan kadis berangkat, oknum guru dengan suara datar menjawab tanggal 01 Desember 2021

‘kalau tidak salah tanggal 01 kemarin pak” jawab oknum guru menjawab.

Apakah akibat kepergian 35 orang rombongan kadis Pendidikan ke Jogyakarta yang disebut sebut juga membawa keluarga masing masing staf diketahui Setda Barut sehingga mengakibatkan minimnya pelayanan Kantor Pendidikan Barut, sekitar Pukul 14.30 Wib, tampak Muhlis, Setda Barut terlihat berada di ruangan Sekretaris Dinas Pendidikan Barut. Tidak berselang lama, Setda didampingi Sekretaris Pendidikan Barut menelusuri setiap ruangan Bidang dan seksi Kantor Pendidikan Barut.

Menuju pulang, media ini bertanya kepada Setda apakah mengetahui keberangkatan rombongan Kadis?

Tangkapan Layar WhatsApp Grup Guru

“Tidak semuan diketahui oleh Sekda jadi kalau kepala dinas berangkat kita pasti tau tapi kalau para staf mereka, para kasinya itu kewenangan tetap langsung keatasnya, langsung oleh bapak kepala dinas” jawab Setda Barut.

Ditanya terkait Efisiensi yang dilakukan SKPD Barut, setda menjawab semua SKPD melakukannya.

“Ya Memang sekarang ini semua perangkat daerah dalam rangka melakukan efisiensi. Bisa saja Dinas Pendidikan juga sudah melakukannya.” Jawab Setda

Namun ketika wartawan bertanya ke kota mana rombongan Kadis Pendidikan pergi study banding, Setda justru berpaling sembari bertanya kepada Sekretaris Pendidikan Barut.

“Mereka Aji Studi” kata Setda singkat dan langsung meninggalkan Wartawan media ini.

Wartawan media ini juga berusaha mengkonfirmasi keberangkatan 35 orang staf Kantor Pendidikan ke Ibu Sekretaris Dinas Pendidikan Barut, namun tidak berhasil ditemui dengan alasan akan mengadakan rapat.

“Maaf pak, mau ada rapat” kata staf kantor Sekretaris Dinas Pendidikan Barut.

Anehny ketika wartawan bertanya apakah staf sekretaris Dinas tersebut mengetahui keberangkatan kadis beserta rombongan ke Jogjakarta, kompak dua staf yang ada di ruangan menjawab tidak tahu.

Mengetahui informasi keberangkatan Kadis dan staff nya, H. Tajeri, Tokoh Pendidikan dan Anggota Dewan dari Fraksi Gerindra Barut turut prihatin. Melalui WhatsApp H.Tajeri mengatakan agar pimpinan melakukan evaluasi

“pimpinan harus melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN yang kinerjanya tidak baik kalau dipandang perlu segera dimutasi, demi dunia pendidikan yang lebih baik, ASN adalah pelayan rakyat, digaji untuk memberikan pelayanan yang terbaik” kata H.Tajeri.

Apakah anggaran keberangkatan tetsebut bersumber dari APBD, belum dapat terkonfirmasi. Setda tidak berhasil di hubungi lewat Telp, WhatsApp redaksi media ini juga tidak ada respon. Demikian juga Ardian, Kadis Pendidikan Barut, Konfirmasi Redaksi Media ini hanya di baca dan tidak ada tanggapan.

Redaksi.

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.