Sanggahan Tiga Calon Kepala Desa Liang Buah Bermuara ke Tingkat Kabupaten

oleh -203 views

Muara Teweh. Perselisihan Pemilihan Kepala Desa Liang Buah, Kec. Teweh Baru, Kab. Barito Utara, Kalteng memasuki tahap banding ketingkat Kabupaten Barito Utara. Surat sanggahan tiga calon Kepala Desa Liang Buah yang menolak Penyelenggaraan Pilkades Liang Buah telah menyampaikan surat sanggahan ke Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kab. Barito Utara. (17/06/22).

Misrani ” itu hal biasa, dilindungi undang undang’

Saming, calon kades Nomor Urut 04 didampingi dua calon lainnya (Siti Rahmi, Calon Kades Nomor Urut 01 dan Sukardianto, Calon Kades Nomor Urut 03) kepada media ini mengatakan bahwa surat sanggahan penolakan penyelenggaraan dan hasil Pilkades Liang Buah yang dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2022 secara tertulis telah disampaikan ke Panitia Pilkades Tingkat Kab. Barito Utara.

“Kami bertiga telah menyampaikan surat sanggahan dan penolakan atas penyelenggaraan dan pelaksanaan serta seluruh hasil Pilkades Liang Buah yang lalu. Kami tentu melampirkan bukti bukti yang sah. Harapan kami surat sanggahan kami segera di proses” kata Saming optimis PSU akan dilakukan di Desa Liang Buah.

Tiga Calon Kades Liang Buah Sanggah Penyelenggaraan Pilkades Liang Buah

“Kami optimis, PSU akan dilaksanakan di Desa Liang Buah” kata Saming

Siti Rahmi namambahkan bukti bukti pelanggaran aturan Pilkades sangat banyak dan lengkap di sampaikan kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kab Barut.

“Bukti bukti otentik sudah kami sampaikan kepada Panitia Pilkades Tingkat Kab Barut. Banyak dan lengkap. Tidak etis kami sampaikan ke media. Kami percaya panitia Pilkades Tingkat Kab Barut profesional dalam membaca, mempelajari dan memutuskan” ujar Siti Rahmi.

Pilkades Liang Buah (19/05/22)

Demikian juga Calon Kades Nomor Urut 3, Sukardianto optimis perselisihan pilkades Liang Buah dapat menghasilkan nilai demokrasi yang bermartabat.

“Kami sangat yakin dan optimis materi sanggahan yang kami sampaikan lewat surat sanggahan dapat kami menangkan. Sesungguhnya adalah kemenangan rakyat dan demokrasi khususnya di Desa Liang Buah. Kami pasti menerima kekalahan bila penyelenggaraan Pilkades Liang Buah berjalan adil dan jujur. Kami menilai panitia Pilkades Liang Buah sepele, tidak serius, tidak jujur dan banyak melakukan pelanggaran terhadap aturan yang mengatur Pilkades. Misalnya saja kop Surat Rekapitulasi. Masa pakai surat ber Kop Barito Selatan. Secara administratif apakah ini bisa dikatakan sah? Padahal produk dokumen terkait Pilkades, dokumen Rekapitulasi adalah sebagai acuan dan dasar. Ini sangat prinsip. Sehingga bagi kami hasil perolehan suara yang sesungguhnya adalah bahagian dari tahapan Pilkades otomatis gugur dan batal. Masih banyak hal materi pelanggaran yang dilakukan panitia. Kami sudah lampirkan lengkap dalam surat sanggahan kami. Benar kata rekan Siti Rahmi, tidak elok dibuka di publik.” Kata Sukardianto.

Misradin, Ketua BPD Liang Buah, ketika dimintai komentarnya terkait adanya perselisihan pilkades liang buah dan sedang berproses banding ke tahap Panitia Pilkades Tingkat Kab Barut, dengan singkat menjawab “hal biasa’.

“Hal biasa'”. Apa yang dilakukan tiga calon tersebut juga bahagian dari perhelatan politik tingkat desa. Itu bahagian dari demokrasi. Mereka memakai ruang yang ada dalam aturan. Dari pada para kandidat melakukan protes pada saat mekanisme tahapan Pilkades, tentu bisa berpotensi terganggunya Pilkades bukan? Apalagi pada saat pencoblosan surat suara tentu para calon bersama pendukungnya, bisa terjadi potensi konflik. Apa yang mereka lakukan dilindungi undang undang. Apapun hasilnya, itulah martabat demokrasi di desa liang buah” terang Misradin senyum.

Redaksi

Tentang Penulis: Redaksi Suara Borneo

No More Posts Available.

No more pages to load.