Heboh Lagi, Kades Diduga Selingkuhi Istri Warganya Sendiri, Ratusan Warga Ancam Demo Pecat Kades, Kakak Kades Datangi Warga Minta Pemberian Uang Rp.500 Ribu Waktu Pilkades Dikembalikan

oleh -321 views

Muara Teweh. Peristiwa dugaan persetubuhan, perselingkuhan oknum S Kepala Desa Hajak, Kec. Teweh Baru, Kalimantan Tengah dengan warganya sendiri yang konon sudah bersuami menyulut kemarahan ratusan warga desa Hajak. Peristiwa dugaan asusila yang di duga terjadi pada tanggal 12 Desember 2022 yang lalu di Kebun Karet, istri M, warga desa hajak sebut saja namanya Nyonya (samaran-red) sempat mencoba bunuh diri dengan cara gantung diri. Beruntung, menurut informasi yang di dapat awak media ini, anak korban mendengar bunyi kursi jatuh di dapur, setelah si anak melihat ke dapur, ternyata ibunya mencoba bunuh diri. Nyonya pun segera ditolong dan dibawa kerumah sakit. Dari kejadian percobaan bunuh diri tersebut terkuak ternyata Nyonya kesal dan marah kepada S karena S ingkar janji untuk memperistri Nyonya setelah beberapa kali melakukan persetubuhan dengan S.

Ibu Adeta mengembalikan uang Rp.500 ribu yang diberikan Mama F Kepada Ibu Adeta agar Ibu Adeta memilih S pada saat pilkades

Tanggal 15 Desember 2022, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Barito Utara. Proses hukum berjalan di Polsek Teweh Tengah. Dan informasi yang dihimpun awak media ini ternyata antara korban didampingi suaminya telah berdamai secara adat di kantor Desa Hajak. S telah membayar Rp.13.946.050. Perdamaian kedua juga telah diambil oleh kedua pihak di Polsek Teweh Tengah dengan membayar Rp.500 ribu sebagai pengganti memasak nasi pulut kepada Nyonya.

Akan tetapi menurut Aidil, yang bertindak sebagai Kordinator ratusan Warga Desa Hajak yang kecewa dengan perilaku Kepala Desa merasa bahwa permasalahan Kepala Desa telah menimbulkan kegelisahan dan kegaduhan serta membuat malu dan cemar nama baik Desa Hajak sehingga warga meminta agar Kades mundur dari jabatannya dan atau dipecat oleh Bupati.

Permasalahan dugaan asusila Kades Hajak, S dengan Nyonya belum selesai, alih alih S berusaha meredam situasi justru peristiwa menghebohkan, sangat jarang terjadi dan membuat warga semakin geram kembali terjadi.

Kehebohan di lakukan oleh T als B yang mana menurut pengakuan warga masih kerabat dekat S, Kepala Desa Hajak bersama anaknya F

Cerita unik yang dihimpun awak media ini datang dari warga bernama Adeta.

Dirumah salah satu warga Desa Hajak, ibu yang sudah renta dengan pucat dan gemetar menceritakan apa yang dialaminya.

Adeta : Saya takut

“Saya sangat takut pak. Tiba tiba T als B dengan anaknya F mendatangi saya. T als B marah marah sambil anaknya disuruh memvideokannya.” Kata Adeta, wanita renta ini ketakutan.

Apa yang disampaikan, tanya awak media.

“Awalnya saya singgah di rumah sepupu saya. Ada mama F (T als B-Red) bersama anaknya F lewat naik motor. Mereka langsung masuk kerumah dan bilang kenapa kamu tega tanda tangan yang itu yang dibawa Aidil dengan istrinya itu. Kenapa kamu berani. Kami tuntut balik. Lalu direkam. ” Ujar Adeta sambil menyeka matanya.

“Aku jawab tidak purun aku, kelakuannya ga baik. Lalu Mama F bilang berani beraninya kamu, dulu aku bantu kamu yang kasih uang 500 ribu, kenapa kamu mau ikut ikutan disuruh orang yang tanda tangan itu” sambung Adeta menahan air matanya karena masih trauma dan takut mengingat kejadian yang dialaminya (06/01/23)

Awak media bertanya terkait maksud penerima bantuan 500 ribu dari mama F kepada Adeta?

Adeta menjawab dana untuk nyoblos S pada saat menjelang Pilkades.

“Uang untuk nyoblos S. Dia minta tolong, mudah mudahan nanti S duduk jadi Kades, ada saja nanti kasih lagi. Lain lagi yang seratus seratus itu, anak menantu dapat. Kami ambil saja uangnya. Tidak tahu kalau akhirnya begini” terang Adeta sedih.

Adeta mengaku hari ini (07/01/23, sekira pukul 16.00 Wib bersama anaknya telah mengembalikan uang 500 ribu yang diminta dikembalikan oleh Mama F kerabat S, Kades Desa Hajak.

Salah satu anak ibu Adeta mengaku, ibunya sangat takut tinggal dirumahnya bersama anaknya yang sedang hamil tua.

“Semoga pihak kepolisian dapat memberikan perlindungan kepada.kami, kami takut..adek.saya lagi hamil tua. Suaminya kerja” kata Salah satu anak Ibu Adeta Lewat WhatsApp.

S, Kades Hajak ketika dikonfirmasi awak media apakah Mama F atas suruhan atau perintahnya, sampai berita ini terbit belum ada jawaban.

Redaksi.

**Media ini belum konfirmasi kepada Mama F yang dimaksud Adeta.

No More Posts Available.

No more pages to load.