Mediasi Damai Terkait Dugaan Perbuatan Tak Terpuji Oknum Kades Hajak Dilaksanakan Di Kantor Camat Teweh Baru. Aidil : kami tetap laksanakan aksi, Ini Pula Tanggapan Haji Tajeri

oleh -87 views

Muara Teweh. Sebagaimana dilansir media ini bahwa diduga adanya peristiwa yang tidak pantas dilakukan oleh oknum Kepala Desa Hajak di duga terjadi pada tanggal 12 Desember 2022 terhadap I di kebun Karet I, perempuan 45 tahunan warga Desa Hajak yang sudah bersuami menyulut amarah ratusan warga.

Aidil (Kordinator Aksi): kami tetap akan lakukan aksi demo

Ratusan warga desa Hajak kecewa atas perbuatan pemimpin desanya dan warga merasa S, tidak pantas lagi menjadi Kepala Desa Hajak.

“Kami merasa S tidak pantas lagi menjadi Kepala desa Hajak. Tidak pantas menjadi pemimpin. Dia yang seharusnya memberi contoh yang baik, pengayom masyarakat justru melakukan perbuatan tidak terpuji” Kata Aidil, yang bertindak sebagai kordinator warga.

Warga pun berencana akan melakukan aksi demonstrasi, menyampaikan aspirasi dan aduan ke pemerintah.

“Kami pastikan melaksanakan kegiatan demontrasi. Kami akan laksanakan Hari Senin nanti tanggal 16 Januari 2023. Semoga tuntutan kami dapat diterima pemerintah.” Ujar Aidil kepada awak media.

Terkait adanya kegiatan mediasi yang dilaksanakan di kantor Camat Teweh Baru, Aidil mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Saya berterima kasih kepada pak camat yang memiliki niat baik untuk menyelesaikan permasalahan di Desa Hajak. Saya juga berterima kasih kepada bapak TNI dan Polri yang hadir di acara itu. Pak TNI dan Polri banyak memberi masukan baik. Sekali lagi terima kasih” tambah Aidil senyum.

Masih keterangan Aidil, baginya mediasi Damai tersebut gagal.

“Mediasi tersebut bagi saya gagal. Yang damai itu Kades dan M. Kami tetap akan melakukan aksi demo” Tambah Adil.

Mebaca Berita Acara Mediasi yang dilakukan di Ruangan Camat Teweh Baru (14/01/23), beberapa hasil mediasi tertulis (1) S bersedia melakukan secara adat asalkan Aidil mencabut semua tuntutannya baik hukum fisik, media untuk memulihkan nama baiknya. (2). Aidil tetap akan melaksanakan aspirasi ke Pemerintahan dan DPRD Kab. Barito Utara (3).unsur tropika telah mengupayakan perdamaian dan akan mengawal penyelesaian masalah dan (4). Antara S dan M tidak ada masalah (damai).

Akan tetapi dokumen yang di sampaikan Aidil kepada redaksi media ini terlihat dokumen berita acara kegiatan mediasi yang dilakukan di Kantor Camat Teweh Baru belum di tanda tangani oleh Camat Teweh Tengah dan S, selaku Kades Hajak.

Terkait Camat dan S belum tanda tangan, Aidil mengatakan setelah dokumen di tanda tangani, Aidil memilih pulang mendahului peserta yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

H. Tajeri (Ft.ist)

Media ini mencoba meminta dokumen yang sudah ditanda tangani semua pihak yang ikut dalam acara mediasi, Camat Teweh Baru belum merespon permintaan awak media ini.

Haji Tejeri, politikus Partai Gerindra yang juga anggota DPRD Barito Utara ikut memberikan tanggapan atas hasil mediasi yang di lakukan oleh Camat Teweh Baru.

Melalui WhatsApp H. Tajeri mengatakan “Seharusnya Bapak Camat kordinasi dengan atasan, dalam hal ini Sekda, nah kemungkinan hal ini tidak dilaksanakan sehingga hasilnya demikian, selaku ASN / Pimpinan di daerah, dalam hal ini Kecamatan Teweh Baru yang dipimpin olah Camat harus kordinasi dengan pimpinan diatasinya, seandainya Bapak Camat sudah kordinasi dengan Pimpinan diatasinya, hasilnya juga demikian, maka Sekda perlu melaporkan masalah ini ke Bupati Barito Utara, saya yakin Bupati bisa mengambil langkah yang lebih cepat dan tepat, karena masalah ini jangan dibiarkan berlarut-larut, dengan harapan masyarakat setempat tidak resah dengan masalah ini, apalagi masyarakat mau mengadakan demo ke DPRD dalam waktu dekat ini, surat dari masyarakat masalah ini sudah sampai di DPRD, terlepas benar atau salah perlu pembuktian, dengan adanya surat pernyataan damai kedua belah pihak, tapi faktanya masyarakat tetap tidak menerima, ada APA ? pemerintah daerah harus segera mengambil sikap
Semoga Barito Utara tetap Aman dan kondusif…”

Terkait belum adanya perdamaian antara S dengan Aidil, S belum merespon awak media ketika awak media mempertanyakan tanggapannya

Redaksi.

No More Posts Available.

No more pages to load.