Ratusan Warga Hajak Akan Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri Muara Teweh, Minta Anggaran Desa Hajak Diselidiki Terkait Dugaan Korupsi?

oleh -135 views

Aidil : mana itu transparansi, nol besar

Muara Teweh. Buntut permasalahan dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh S, Kades Hajak terhadap istri warganya sendiri semakin melebar.

Minggu yang lalu, puluhan warga desa Hajak melakukan aksi demo ke rumah aspirasi yaitu kantor DPRD Barito Utara. Setelah menyampaikan aspirasi dan tuntutan warga ke para wakil rakyat, warga melanjutkan aksi ke kantor Bupati Barito Utara. Tuntutan para warga adalah agar S, Kades Hajak dipecat.

Ternyata pergerakan moral yang dilakukan warga hajak tidak sampai disitu. Menurut pengakuan Aidil, warga juga akan melakukan aksi demo ke kantor Kejaksaan Negeri Muara Teweh. Tujuannya agar Kejaksaan Negeri Muara Teweh berani mengusut dugaan penyelewengan dana desa Hajak selama 5 tahun S menjabat sebagai kepala Desa Hajak.

“Kami sangat curiga dia (Kades Hajak-red) melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang dan jabatan sebagai kepala Desa Hajak. Yang bertujuan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. Kami menduga tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme juga dilakukan oleh S. Kami berharap Kejaksaan berani melakukan pemeriksaan dan pengusutan menyeluruh terhadap S dan kroni kroninya” ujar Aidil tegas.

Apa yang menjadi dasar warga melakukan aksi dan menduga S melakukan KKN yang bertujuan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya? Tanya awak media.

“Kami hanya orang bodoh pak. Tapi kami tahu betul sumber sumber dana yang masuk ke desa. Misalnya yang bersumber dari bantuan perusahaan swasta yang berada di desa Hajak. Untuk apa saja dana yang bersumber dari pihak ketiga itu dipergunakan. Namun selama ini kami tidak berani angkat bicara. Sebab setiap ada yang berani kritis pasti diintimidasi. Kami sudah jenuh dengan kepemimpinan S sebagai Kades Hajak. Kami tidak takut lagi” kata Aidil tegas.

“Selain bantuan dari swasta, ADD dan DD kan sangat besar. Kami sangat kesulitan untuk melihat SPJ Kades pada setiap tahun Anggaran. Mana itu transparansi? Nol Besar. Laporan Pertanggungjawaban keuangan diapun selama satu periode setahu kami tidak ada. Bapak liat sendiri, dari banyaknya dana yang masuk ke desa, apa yang sudah terbangun? Makanya kami minta Jaksa berani mengusut tuntas dugaan korupsi Kades Hajak.” Kata Aidil serius.

Masih menurut Aidil, bersuara untuk kepentingan masyarakat Hajak adalah hak rakyat.

“Kami berhak bersuara. Kami berhak minta kepada jaksa untuk mengusut penggunaan dana desa Hajak yang dikelola oleh kades Hajak. Dan kami kirapun jaksa berkewajiban melakukan permintaan rakyat. Pengusutan yang transparan. Kalau jaksa yang minta SPJ pemdes Hajak dalam hal pengelolaan anggaran desa kan sangat mudah. Kalau rakyat sangat susah, padahal SPJ itu bukan rahasia, rakyat harus tahu” kata Adil serius.

Terkait rencana melakukan aksi ke kantor kejaksaan, menurut Aidil masih di rembukkan dengan ratusan warga lainnya.

“Kami masih berembuk kapan waktu yang tepat melakukan aksi itu. Namun sebelum kami melakukan aksi tersebut, kami akan mencoba beberapa orang wakil warga mendatangi Kajari Muara Teweh untuk audiensi. Bila dengan cara audiensi itu cukup, kami batalkan aksi. Kami serius. Bila Jaksa tidak melakukan pengusutan maka kami pastikan demonstrasi akan kami lakukan. Selain kami ingin agar pemerintah daerah memecat S sebagai Kades Hajak, Kejaksaan juga berani mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi keuangan desa Hajak ” kata Aidil kepada awak media serius.

Redaksi.

No More Posts Available.

No more pages to load.