Seru. Setelah Beberapa Pengurus Dan Anggota Melaporkan Ketua Koperasi KMAJG Desa Hajak Ke Polres Barito Utara Yang Diduga Melakukan Penggelapan Dana Dalam Jabatan, Ketua Koperasi Ancam Lapor Balik. Simak Penjelasan Yuliana

oleh -37 views

Muara Teweh. Konflik di Koperasi KMAJG (Koperasi Konsumen Kain Masyarakat Adat Jakat Gegale yang berkedudukan di Desa Hajak, Kec. Teweh Baru, Kab. Barito Utara, Prov. Kalimantan Tengah belum mendapatkan solusi bahkan semakin seru dan memanas.

Setelah beberapa orang pengurus dan anggota Koperasi KMAJG kompak menempuh jalur hukum, melaporkan S selaku Ketua Koperasi KMAJG ke Kapolres Barito Utara dimana diduga Oknum Ketua Koperasi melakukan dugaan penggelapan dalam jabatan sejumlah uang Koperasi,

Senin (01/04/24) Oknum Pelapor mendapatkan tembusan surat klarifikasi Ketua Koperasi terkait dugaan Penggelapan terkait dana masyarakat dari hasil SHU di Koperasi KMAJG Desa Hajak.

Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja, TransmigrasiTransmigrasi, Koperasi Usaha Kecil dan UKM Kab. Barito Utara. Dalam surat yang diperlihatkan kepada awak media ini, Ketua Koperasi menyatakan bahwa tuduhan dugaan penggelapan dana Koperasi adalah tidak benar. Alasannya sebagaimana tertera dalam surat Ketua Koperasi merujuk dalam pasal 3 AD/ART Koperasi KMAJG. Ketentuan pasal 3 dalam AD/ART tersendiri asas kekeluargaan bukan melaporkan tetapi dilaporkan dalam RAT Koperasi. Mendorong para pelapor untuk mencabut laporannya dari Polres Barito Utara dan instansi pemerintah sebelum melakukan upaya hukum balik terhadap aduan palsu. Kepada oknum pengurus dan anggota Koperasi yang telah melaporkan Ketua koperasi dipersilahkan membuat pengunduran diri dari pengurus dan anggota sebelum diberhentikan dengan cara tidak hormat dalam waktu tujuh hari setelah diterima. Tertera juga dalam surat klarifikasi Ketua Koperasi dimaksudkan untuk perbaikan Koperasi KMAJG dimasa yang akan datang.

Yuliana, Bendahara Koperasi KMAJG yang menerima tembusan surat klarifikasi Ketua Koperasi KMAJG merasa heran.

Kepada awak media, Yuliana sosok wanita tegas ini menyampaikan rasa heran, kekecewaan dan kekesalannya.

“Dia selaku ketua koperasi ternyata tidak cakap dan tidak memahami AD/ART koperasi yang dia pimpin. Pantas saja koperasi KMAJG tidak berkembang. Bahkan selalu diselimuti konflik. Menyebut Pasal 3 dalam suratnya itu maksudnya apa? . Kenapa dia hanya mengutip pasal tunggal itu. Coba dia baca dengan seksama keseluruhan isi, apa yang tertuang dalam AD/ART itu. Roh dari Koperasi adalah AD/ART. Bila ketua tidak membaca dan tidak memahaminya baiknya dia yang harus mundur. Memalukan. ” Kata Yuliana keras. (01/04/24).

Masih keterangan Yuliana, surat klarifikasi itu kan ke Pemerintah. Tetapi kenapa isinya pengancaman dan ultimatum.

“Surat Klarifikasi itu ke pemerintah. Tetapi isinya ultimatum bahkan pengancaman kepada kami. Inikan tidak singkron. Kami tegaskan bahwa kami tidak akan mencabut surat laporan kami. Kami tidak akan mundur. Kami akan mendorong pihak kepolisian untuk memproses laporan kami” Tegas Yuliana.

“Tindakan ketua Koperasi itu sudah melanggar aturan koperasi. Membuat ATM koperasi dan mengambil dana Koperasi tanpa sepengetahuan dan seijin pengurus dan anggota. Kami sangat berkeyakinan hanya Koperasi KMAJG yang memiliki ATM yang mana ATM dibuat sendiri oleh ketua Koperasi. Kami menduga bahwa pembuatan ATM itupun diluar prosedur. ATM dia pegang sendiri, bertransaksi sendiri” Terang Bendahara Koperasi KMAJG lantang.

“Kami berharap pak ketua membaca AD/ART Koperasi. Jangan kemudian tindakannya yang sok tahu menjerat dirinya sendiri. Kami yakin yang meng konsep surat klarifikasi itu bukan dia. Ada orang lain di belakangnya yang memanfaatkan kelemahannya. Bisa di uji itu” Tandas Yuliana menduga.

Sebagai penutup, Juliana dengan tegas menyajikan data dan dokumen kepada awak media. Termasuk duplikat AD/ART Koperasi KMAJG desa Hajak. Yuliana membeberkan juga sikap Ketua Koperasi KMAJG yang menolak Rapat mengatasnamakan Pengurus Koperasi KMAJG an. Sardin Simatupang dan Yeheskiel.

“Harapan kami, kepolisian segera menuntaskan laporan kami dan pemerintah dapat memfasilitasi RAT Koperasi KMAJG. Pengurus Koperasi harus diganti. Termasuk ketua” Tandas Juliana berharap.

Awak media telah mencoba konfirmasi kepada Ketua Koperasi KMAJG Desa Hajak, belum ada tanggapan.

Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.